Catatan Belanja ART Dewi Sandra Ini Bikin Ngakak Abis !!

0
73

Menjadi ibu rumah tangga belanja adalah kegiatan rutin di setiap minggu hingga bulanan . Biasanya barang yang akan di beli akan di catat terlebih dahulu , lalu pergi ke pasar atau pun ke supermarket. Bagi orang-orang yang memiliki asisten rumah tangga atau biasa di sebut (ART) , biasanya catatan belanja ini diserahkan kepada mereka karena lebih mengerti apa barang yang dibutuhkan. Tapi nggak sedikit dari ibu-ibu yang hanya meminta daftar belanjaan tersebut pada ART, lalu mereka sendiri yang pergi berbelanja.

 

Semua hal itu juga di lakukan Dewi Sandra , yaitu salah satu pemeran film Ayat-Ayat Cinta 2 terlihat memegang daftar belanjaan yang akan dibelinya di sebuah supermarket. Namun dalam catatan tersebut ada satu hal menarik yang dituliskan oleh sang ART.

 

Unggahan Dewi Sandra Tentang Daftar Belanja Yang Diberikan Oleh ART

berita-kocak

Daftar belanjaan tersebut diunggah oleh Dewi Sandra melalui Insta Stories-nya. Dalam daftar tersebut, terdapat beberapa barang yang sudah nggak asing lagi, seperti tisu, pembersih lantai, dan lainnya. ART yang dipanggil Mbak Fatima ini juga menuliskan jumlah barang yang dibutuhkan. Barang-barang yang telah dibeli lalu dicoret. Tapi ada satu barang yang cukup membuat kaget Dewi , karena daftar belanjaan tersebut bertuliskan “penis pemutih warna”. Tentu saja pikiran kita mengarah pada organ intim laki-laki. Tapi bisa dipastikan bukan itu yang dimaksud. Makanya, Dewi bilang bahwa selalu ada “kejutan” setiap bulan dari mbak Fatima ini, termasuk daftar belanjaan yang dilingkari olehnya.

Untung Dewi tahu barang apa yang dimaksud , dan itu semua hanya kesalahan dalam penulisan , dan sebenarnya yang dimaksud itu adalah cairan pencuci baju

artikel-kocak

Dewi pun dibuat bingung karena tidak ada barang yang dijual di supermarket ataupun pasar dengan merek tersebut. Setelah dicari, Dewi pun akhirnya menemukan apa yang dimaksud oleh mbak Fatima. Dan ternyata yang dimaksud adalah cairan pencuci pakaian dengan merek “Vanish”. Mungkin selama ini, mba Fatima mendengar bagaimana pelafalan merek barang tersebut saja. Sehingga menuliskan ejaan yang mirip dengan itu.

 

Hal itu menunjukan bahwa masih kurangnya pengetahuan masyarakat tentang Bahasa inggris dan Bahasa Asing lainnya. Akhirnya jadilah yang di tulis apa yang mereka dengar , untung-untungan jika di mengerti jika tidak bisa repot

 

Jangan lupa share ya !!!

Pilihan tempat wisata
Tempat Wisata

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.