Film Pacific Rim Uprising Banyak Pembahasan Yang Bikin Kecewa, Kenapa?

0
32

Film Pacific Rim Uprising, kini sudah mulai tayang di bioskop Indonesia. Sekuel Pacific Rim tersebut kini menceritakan tentang kondisi dunia setelah serangan monster raksasa Kaiju. Dikisahkan pula tentang kehidupan Jake Pentecost (John Boyega), anak dari Stacker Pentecost (Idris Elba), pahlawan di film pertama.

Hanya saja, sambutan kritikus terhadap Pacific Rim: Uprising ternyata tak sehangat film perdananya yang disutradarai Guillermo del Toro.

Sebagian besar pengamat film mengkritik pendekatan sutradara Steven S. DeKnight yang dianggap tak berjiwa. “Pacific Rim Uprising memiliki daya tarik emosional yang nihil,” tutur Dan Callahan dari The Wrap.

Pacific Rim: Uprising (IMDb/ Universal Pictures)

Uprising adalah film yang nyaring dan penuh dengan efek hebat yang meledak—sama nyaringnya dengan mobil yang meluncur ke jurang tanpa rem—tapi tak memiliki jiwa seperti film aslinya dari del Toro,” tulis Michael O’Sullivan dari Washington Post.

Meski begitu, sejumlah kritikus nampaknya setuju bahwa film ini terbilang lumayan dari segi visualisasi dan adegan laga. Lucy O’Brien dari IGN menuliskan bahwa salah satu keasyikan dalam menonton adegan ini adalah gerak pertarungan antara Jaeger dan Kaiju yang lebih cepat. Begitu pula dengan teknologi Jaeger yang kian mumpuni.

Pacific Rim Uprising menakjubkan secara visual, digarap secara teliti untuk menghadirkan rasa seru bagi penonton. Beginilah seharusnya sekuel film blockbuster dibuat,” tutur Mark Kennedy dari Associated Press.

Pilihan tempat wisata
Tempat Wisata

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.