Video Detik-detik Gempa Tsunami Palu, Kondisi Terkini

0
30
Tsunami Palu

Gempa bumi 7,7 skala richter yang mengguncang Donggala dan Palu, Sulawesi Tengah, mengakibatkan tsunami dan korban jiwa. Guncangan pertama terjadi pada Jumat (28/9) pukul 15.00 Wita di Kota Palu dengan magnitudo 5,9 pada skala richter. Sebelumnya, gempa juga mengguncang Palu pada 22 September 2018 dengan magnitudo 5,1 SR.

Getaran yang dirasakan beberapa detik itu berjarak sekitar 8 kilometer barat laut dari Donggala atau 60 kilometer utara Kota Palu dengan kedalaman 10 kilometer. Tak lama berselang, gempa Tsunami Palu kembali mengguncang titik yang sama di Donggala dengan magnitudo 5 SR pada pukul 15.28 Wita. Satu jam kemudian, gempa kembali terjadi pada koordinat yang sama dengan magnitudo 5,3 SR.

Menjelang petang, tepatnya pada pukul 18.02 Wita, guncangan gempa besar terjadi di Donggala. Puncak gempa Tsunami Palu yang memporak-porandakan Donggala mencapai 7,7 SR. Namun, pusat gempa menjauh dengan jarak 27 kilometer timur laut Donggala. Selang 15 menit kemudian, guncangan gempa kembali terjadi. Sedikit menurun, kekuatan gempa pada pukul 18.14 Wita mencapai 6,1 SR. Lokasinya berada pada 58 Km timur laut Donggala.

Saat bersamaan, gempa bumi juga menggoyang Kota Palu dengan magnitudo 5,9 SR pada pukul 18.25 WIB. Jaraknya hanya 12 Km arah tenggara Palu.  Akan tetapi, Badan Meteorolgi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) kemudian merevisi magnitudo gempa pada pukul 18.02 Wita dari 7,7 SR menjadi 7,4 SR.

Kecamatan Sirenja di Kabupaten Donggala menjadi wilayah yang paling keras merasakan guncangan lantaran wilayah terdekat dengan pusat gempa.  Hingga pukul 22.26 WIB, gempa masih terus terjadi hingga tujuh kali di Donggala dengan magnitudo antara 5,0-5,9 SR. Kedalaman masih sama 10 Km dari atas permukaan laut, dengan jarak semakin menjauh hingga 60 Km barat laut Donggala.

Sumber gempa Tsunami Palu berasal dari sesar Palu Koro. Berdasarkan analisis peta, guncangan gempa bumi ini dilaporkan dirasakan di daerah Donggala IV MMI, Palu III MMI, Poso II MMI. Pusat gempa bumi di Kabupaten Donggala dan Kota Palu, Sulawesi Tengah. (BMKG).

Tsunami menerjang pesisirTsunami Palu

Akibat gempa 7,7 SR yang mengguncang Donggala, terjadi gelombang tsunami di sejumlah pesisir pantai Sulawesi Tengah dan Barat. Sejumlah video detik-detik terjadinya gempa dan tsunami yang diunggah masyarakat beredar di media sosial.

BMKG mengaktifkan peringatan dini tsunami akibat gempa bumi 7,7 SR. Diperkirakan, tsunami akan tiba di pesisir pantai yang dekat dengan episentrum gempa. Di Donggala bagian barat, BMKG menetapkan status siaga. Sementara di Donggala bagian utara, Mamuju bagian utara (Sulawesi Barat), dan Kota Palu bagian barat, BMKG menetapkan status waspada.

BMKG juga mengeluarkan peringatan tsunami untuk wilayah Sulteng dan Sulawesi Barat. Warga harus dievakuasi pada wilayah berstatus siaga. Masyarakat diarahkan untuk menjauhi wilayah pantai dan tepian sungai. Benar saja, sejumlah video yang beredar di media sosial menunjukkan terjadi tsunami setelah gempa di Sulteng. Tsunami terjadi di pesisir pantai Donggala, Palu, dan Mamuju, dengan ketinggian gelombang antara 50 centimeter hingga 3 meter pada pukul 18.22 Wita.

“Hasil pengamatan ada kenaikan air muka laut mulai dari 6 cm dari tide gauge di Mamuju pada pukul 17.27 WIB dan terpantau dari saksi mata di lapangan mencapai 1,5 meter di pantai Palu,” kata Kepala BMKG Dwikorita Karnawati dalam konferensi pers di Jakarta, Jumat malam.

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengonfirmasi telah terjadi tsunami di Pantai Talise, Palu, dan Donggala, Sulteng. Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho membenarkan video yang beredar di media sosial bahwa tsunami telah menerjang pesisir pantai Sulteng.

BMKG kemudian menyatakan peringatan dini tsunami berakhir pada pukul 18.36 Wita, atau sekitar setengah jam setelah gempa. BMKG mengamati air semakin surut setelah terjadi tsunami. “Artinya memang benar tsunami terjadi hingga 1,5 meter namun kejadian tersebut telah berakhir pada pukul 17.36 WIB dan BMKG sudah mengakhiri peringatan dini tsunami,” ujar Dwikorita.

Kondisi Terkini Gempa Tsunami Palu

Kondisi terkini Gempa Donggala di Sulawesi Tengah 7,7 SR Jumat petang 28 September 2018, jumlah korban, dampak tsunami, foto-foto dan video serta info BMKG.

“Dari total korban, kami belum mendapat laporan mengenai identitas sampai nama, alamat, usia. Tapi kami sudah dapat informasi resmi dari rumah sakit mengenai total korban,” kata Sutopo di kantor BNPB, Utan Kayu, Jakarta Timur, Sabtu (29/9/2018).

Sementara itu, BNPB belum bisa menyampaikan jumlah korban terdampak gempa dan tsunami di Kabupaten Donggala. Sebab, hingga saat ini listrik di wilayah tersebut masih padam sehingga menghambat komunikasi.

“(Data) ini baru di Kota Palu. (Di Donggala) korbannya ada, tapi pendataan secara resmi belum dilaporkan ke BNPB. Kabupaten Donggala kami belum mendapat laporan,” ujar Sutopo.Sutopo mengatakan, pihaknya masih terus melakukan pendataan korban sekaligus jumlah kerusakan bangunan. Diperkirakan, jumlah korban maupun kerusakan masih akan terus bertambah. “Kita bisa memperkirakan jumlah korban masih akan terus bertambah,” ujar Sutopo

Pilihan tempat wisata
Tempat Wisata

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.